Tampilkan postingan dengan label May Ilhamrah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label May Ilhamrah. Tampilkan semua postingan
Halo, selamat malam teman - teman dan pengunjung setia communication corner. Sehubungan dengan tugas final mata kuliah desain grafis animasi, dimana setiap kelompok harus membuat satu project maka kelompok satu juga akan membuat satu animasi sebagai tugas final nanti.
Dibawah ini sudah ada beberapa ide dari teman - teman kelompok satu, dimana salah satu ide nantinya akan direalisasikan menjadi animasi.
Menurut kalian yang mana yang paling bagus untuk dijadikan project animasi final ? Ide dari teman - teman yang lain juga masih ditunggu. Feel free to leave a comment :)
Read more
Dibawah ini sudah ada beberapa ide dari teman - teman kelompok satu, dimana salah satu ide nantinya akan direalisasikan menjadi animasi.
Menurut kalian yang mana yang paling bagus untuk dijadikan project animasi final ? Ide dari teman - teman yang lain juga masih ditunggu. Feel free to leave a comment :)
Read more
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jika anda diminta menyebut sejumlah nama super hero, besar kemungkinan nama-nama seperti Batman, Superman atau Spiderman adalah yang akan anda sebut.
Hollywood memang telah berhasil mengenalkan karakter-karakter tersebut, baik untuk anak-anak atau orang dewasa sekalipun.
Namun tak lama lagi, nama "Garuda Superhero" bisa berjejer di deretan nama-nama tadi di atas. Hal itu diwujudkan rumah produksi Putaar Production yang akan memperkenalkan karakter Garuda dalam film animasi pahlawan super bertajuk "Garuda Superhero".
Dalam penggarapannya, film action hero ini dikerjakan dengan konsep full CGI (Computer Generated Imagery) dan Matte Painting.
"Ketika disodorkan cerita ini di tahun 2011, saya sadar bahwa kita belum punya karakter super hero setelah Gundala dan belum kenal dengan CGI. Sekarang kita akan pakai teknolgi tersebut," kata Dhoni Ramadhan selaku produser film tersebut saat berbincang dengan wartawan, Rabu (20/11) siang, di kantornya di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan.
Dhoni yang sebelumnya memproduksi deretan film seperti "Kun Fayakuun", "Pengejar Angin", "Gending Sriwijaya", "King of Rock City" dan "Tak Sempurna" ini mengatakan, anak-anak saat ini hanya kagum dengan karakter Batman atau Superman.
"Itu yang buat kita tertantang, ini genre baru dan kita belum punya super hero," ujar Dhoni semangat.
Dhoni optimistis gagasanya menghadirkan karakter super hero Indonesia bisa sukses dan memiliki kualitas sama dengan Hollywood.
Keyakinan itu, jelas Dhoni, bertambah saat melihat putra-putri Indonesia ikut terlibat dalam penggarapan film animasi Hollywood. Dhoni percaya dengan kualitas dan kemampuan mereka.
Akhirnya Dhoni memercayakan pengerjaan film ini sepenuhnya pada sumber daya manusia lokal. Untuk sutradara Dhoni menunjuk X-Jo, seorang sutradara muda dan Rizal Idrus (L-Men 2012) sebagai pemeran utama.
"Di Indonesia kita sangat kekurangan sutradara yang sekaligus memahami teknik CGI. X-Jo, menurut saya, memiliki bakat yang besar di bidang itu," jelas Dhoni.
Saat ditunjukkan teaser film tersebut, terlihat jika Dhoni tidak main-main dengan ucapannya. Ia benar-benar memerhatikan kualitas dalam menggarap film tersebut.
"Nanti kita akan tunjukkan teaser yang lebih baik lagi, setelah kita sempurnakan di Bangkok," jelas Dhoni.
"Garuda Super Hero" rencananya akan memulai syuting awal tahun depan dan direncanakan tayang pada bulan Juni di tahun yang sama.
sumber: republika
Read more
REPUBLIKBattle of Surabaya (BOS) meraih penghargaan Internasional Movie Trailer Festival (IMTF) 2013 untuk kategori People's Choice Award.
Film garapan studio animasi milik STMIK Amikom, MSV Pictures tersebut menyisihkan ratusan trailer film dari 20 negara seperti Amerika Serikat, Inggris, Spanyol, Prancis, dan Australia.
Festival IMTF diikuti 246 trailer film dari berbagai negara. Film animasi dua dimensi, Battle of Surabaya dipilih 6.580 penggemar anime. Film tersebut unggul 1.869 suara dari saingan terdekatnya The Two Pamelas yang diproduksi AS.
Eksekutif Produser BOS, M. Suyanto mengaku film animasi tersebut mendapat sambutan luar biasa di dunia internasional. Padahal, film BOS semula hanya akan dipasarkan di dalam negeri.
"Film ini kami buat untuk kelas nasional dan ditarget April sudah jadi, tetapi ternyata mendapat sambutan internasional yang luar biasa sehingga pemasaran akan diperluas," ungkapnya ditemui di kampus STMIK Amikom, Yogyakarta, Kamis (2/1).
Film Battle of Surabaya merupakan film adaptasi yang berlatar belakang pertempuran 10 November 1945 di Surabaya. Film tersebut bercerita tentang perjalanan seorang anak yang berprofesi sebagai penyemir sepatu bernama Musa.
Dalam perjalanannya, Musa menjadi kurir surat penghubung antara pejuang dan militan. Battle of Surabaya menceritakan perjalanan ego Musa yang menjadi seorang pahlawan dalam pertempuran pada awal Indonesia merdeka.
Menurut Suyanto, film ini ingin mengangkat cerita bahwa semua orang bisa menjadi pahlawan dengan caranya sendiri.
A.CO.ID, YOGYAKARTA -- Cuplikan atau trailer dari film animasi berjudul
Lantaran hal itu, tokoh dalam film bukan pahlawan super. Tokoh dalam BOS diceritakan mengalami proses menjadi pahlawan yang bisa ditiru dalam kehidupan nyata.
Cerita film BOS memakai plot yang diadaptasi dari film-film Hollywood. Pembuatan BOS memakan waktu hingga dua tahun dengan melibatkan 70 animator. Film tersebut ditarget bisa tayang sekitar Agustus tahun ini.
Untuk masuk pasar internasional, Suyanto mengaku pihaknya akan memasukkan film BOS dalam pemasaran Walt Disney.
Dia mengaku film BOS sesuai untuk Disney karena produsen animasi tersebut ingin mengembalikan identitasnya dengan memproduksi film dua dimensi. "Kami ingin film kami benar-benar bagus sehingga Disney bisa tertarik," ujarnya.
Sutradara BOS, Aryanto Yuniawan mengaku pihaknya akan meningkatkan efek visual, sinematografi, dan efek khusus pada film BOS sebelum diluncurkan ke pasar. Untuk segi cerita, BOS dinilai sudah sesuai dengan standar internasional sehingga tidak akan diubah.
"Kami usahakan percepatan pembuatan film dengan menambah tenaga kerja dan upgrading teknologi dengan kombinasi animasi tradisional dan digital animasi," ungkapnya.
Cerita tentang perjalanan Musa dinilai Aryanto sesuai dengan pola film Hollywood yang menginginkan pahlawan harus bertumbuh. "Musa tidak pegang senjata tetapi dia messenger, tokoh yang dipentingkan dari sisi Indonesia maupun musuh," ungkapnya.
Perjalanan Musa tersebut akhirnya ingin menyampaikan bahwa semua pihak akan kalah dalam perang.Latar belakang pertempuran 10 November 1945 diambil karena peristiwa tersebut masuk dalam catatan sejarah dunia.
"Kami membuat film tidak hanya untuk Indonesia tetapi untuk semua orang di dunia. Film ini universal," ungkapnya. Film tersebut juga akan segera dibuat game, buku cerita, dan buku cerita bergambar.
Selain BOS, MSV Pictures juga memproduksi film animasi berjudul Fire and Ice. Film tersebut bercerita tentang seorang yang memiliki kekuatan super. Film tersebut rencananya juga akan dipasarkan di tingkat internasional.
sumber: republika
Read more
![]() |
| Kieran Argo |
Menyampaikan pesan melalui karya animasi adalah tantangan. Dan, menyaratkan beragam makna dalam sebuah film animasi dengan durasi singat, lebih sekadar tantangan. Seorang animator dunia yakin Indonesia bakal memiliki banyak potensi muda berbakat. Asalkan mereka mau terus mengasah kemampuan.
Pada perhelatan HelloFest9 Anima Expo beberapa waktu lalu, Wahyu Aditya sebagai Founder HelloFest, membawa animator yang telah berpengalaman internasional dalam memproduksi film animasi untuk melatih sineas sineas muda Indonesia. Adalah Kieran Argo, Manajer Program Animasi di Encounters Short Film and Animation Festival, yang turut membesarkan Encounters sebagai festival animasi dan film pendek terdepan di Inggris.
Encounters dikenal sebagai acara akbar tempat bertemunya bakat-bakat baru bidang animasi dan film pendek di Inggris. Encounters juga giat mempromosikan pentingnya film pendek sebagai medium untuk mengembangkan bakat kreatif generasi muda. Tahun ini Encounters telah diselenggarakan pada 17-22 September 2013 lalu di Bristol, Inggris.
Hingga saat ini, Encounters merupakan festival kualifikasi untuk penghargaan film bergengsi sebut saja Oscars, British Academy of Film and Television Arts (BAFTAs), European Film Awards dan Cartoon d’Or. Sebagai institusi nirlaba Encounters disokong dana oleh Institut Film Inggris, British City Council dan MEDIA Programme of the European Union.
Sebelumnya, Kieran telah berkecimpung sekitar 15 tahun di dunia animasi melalui studio Aardman Animations. Aardman Animations adalah studio animasi pemenang Oscar yang dikenal melalui beberapa karyanya yaitu Shaun the Sheep (2013), Arthur Christmas (2011) dan Chicken Run (2000).
Baginya, ini kali pertama menginjakkan kaki di Indonesia. Sebelum menghadiri HelloFest9 Anima Expo di Jakarta, Kieran sudah berkunjung ke Surabaya dalam acara Masterclass di Universitas Ciputra. Setelah HelloFest9 berakhir, ia harus segera mengisi acara Masterclass di Universitas Multimedia Nusantara Serpong. Dalam roadshow Masterclass yang didukung oleh British Council ini Kieran berbagi lebih dari lima belas tahun pengalamannya mengembangkan film animasi kepada mahasiswa khususnya jurusan desain animasi dan perfilman.
Tentang pengalamannya mengunjungi Indonesia, Kieran berujar sangat beruntung mendapat kesempatan ini. “Saya sangat beruntung diundang ke HelloFest karena festival ini merupakan kesempatan yang bagus untuk belajar budaya dan animasi Indonesia,” tuturnya.
Kieran didapuk menjadi juri kompetisi film pendek yang terdiri dari animasi dan non animasi, serta film 8 detik pada HelloFest9 Anima Expo 9-10 November lalu. Ia mengaku terkejut dengan antusias peserta. Peminatnya sangat banyak dan masing-masing karya film pendek dibuat berdasarkan ide yang telah dipikirkan dengan seksama. “Cerita dan gaya film animasinya pun sangat beragam sehingga memiliki kekuatan sendiri-sendiri,” paparnya.
Untuk memacu semangat penggiat sineas muda, Kieran bekerjasama dengan HelloFest sepakat memberikan penghargaan kategori khusus Encounters Awards untuk film pendek berjudul Bank [Note] karya Muhammad Myrdal Muda.
Ketika ditanya mengenai potensi film animasi di Indonesia, Kieran optimis industri ini dapat tumbuh lebih besar. Apalagi dengan semakin seringnya mereka bertukar ide melalui acara festival film seperti HelloFest. Namun, Kieran menekankan yang perlu diperhatikan adalah proses produksi bagaimana mengonstruksikan sebuah film pendek, namun mampu menyampaikan pesan tertentu kepada penonton.
Pembelajaran adalah salah satu tujuan HelloFest bekerjasama dengan British Council. Idenya adalah dengan semakin banyaknya animator dan produser film pendek dan animasi melihat karya dari berbagai negara, maka akan semakin terasah pula kemampuan mereka dalam menghasilkan karya film pendek yang berkualitas.
Animator ini juga menekankan pentingnya proses membuat storyboard dalam produksi film, sehingga setiap adegan dan bagaimana film tersebut berakhir dapat terlihat akurat dengan durasi film yang pendek. Penentuan durasi juga sangat penting dimana hal inilah tantangan yang dapat melatih kedisiplinan pembuat film pendek animasi dan non animasi untuk menghasilkan karya yang dapat diterima penonton namun pesannya tetap dapat dimengerti. “Story meets durations...,” imbuhnya adalah kunci untuk membuat film pendek yang bagus.
Keistimewaan dalam mengkreasikan film animasi adalah mereka dapat menuangkan ide berdasarkan imajinasi bukan realitas. Masih dalam rangka edukasi film Indonesia Kieran juga menjadi mentor dalam sesi Creative Business Match di HelloFest dimana sineas muda Indonesia yang baru memulai bisnisnya dapat konsultasi langsung dengan Kieran.
Kerjasama antara HelloFest dengan British Council merupakan cara yang efektif untuk mempromosikan film pendek kedua negara. Di HelloFest telah diputar film animasi Inggris sedangkan film animasi Indonesia pun nantinya akan ditayangkan di Inggris dengan disaksikan perusahaan-perusahaan produksi animasi. Ia berharap kerjasama antara HelloFest dan British Council dapat menjadi lebih besar dan kuat di masa depan.
sumber: infopublik
sumber: infopublik
Read more
1.
Faceyourmanga.com
Ada 3 animasi yang menggunakan situs ini. Situs ini
memudahkan kita untuk membuat avatar namun pilihan bentuk wajah dan
aksesorisnya terbatas.
2.
Pick A Face
Ada 1 animasi yang menggunakan aplikasi ini. Aplikasi ini
sangat mudah digunakan tanpa perlu terhubung dengan internet namun dengan
option yang terbatas.
3.
I Made Face
Ada 2 animasi yang menggunakan aplikasi ini. Sama seperti
aplikasi pic a face, mudah digunakan tetapi tidak banyak option yang tersedia
4.
Foto asli yang digabungkan
Ada 1 animasi yang menggunakan cara ini. Sangat mudah
dibuat karena hanya menggunakan foto sendiri kemudian digabungkan.
Kekurangannya ukuran gambar akan lebih kecil dari animasi yang lainnya.
5.
Corel Draw
Ada 1 animasi yang menggunakan aplikasi ini. Agak susah menggunakan
aplikasi ini tetapi kita bisa bebas berkreasi sesuai kemampuan pendesain.
Dari 8 animasi yang menggunakan 5 cara berbeda
tersebut, animasi yang dibuat melalui Corel Draw lah yang paling menarik karena
sangat berbeda dengan animasi yang menggunakan aplikasi instant lainnya.
Read more
Langganan:
Postingan (Atom)



























